Metode 360 degree feedback merupakan cara penilaian kinerja yang mengumpulkan informasi dari berbagai pihak untuk mengevaluasi performa seseorang. Meskipun awalnya kontroversial, metode ini telah mengalami perkembangan dan kini digunakan oleh banyak perusahaan.
Apa Itu 360 Degree Feedback?
360 degree feedback adalah metode penilaian kinerja yang mengumpulkan umpan balik dari berbagai sumber, seperti rekan kerja, atasan, bawahan, klien, dan termasuk evaluasi diri. Informasi ini memberikan perspektif yang komprehensif tentang kinerja seseorang.
Sejarah 360 Degree Feedback
Metode ini awalnya digunakan dalam organisasi militer pada tahun 1930-an oleh psikolog militer Johann Baptist Rieffert. Pada tahun 1950-an, Esso Research and Engineering Company mulai menerapkannya di bidang HR. Metode ini menjadi populer pada tahun 1980-an berkat Jack Welch dari General Electric.
Manfaat 360 Degree Feedback
1. Efisien Waktu dan Biaya
- Teknologi, khususnya internet, membuat proses ini lebih cepat dan hemat biaya.
2. Fokus pada Proses, Bukan Hasil
- Mengutamakan proses karyawan dan bagaimana faktor-faktor tertentu memengaruhi kinerja tim.
3. Membangun Kesadaran Diri
- Memberikan pandangan luas kepada karyawan tentang bagaimana mereka dipandang oleh orang lain, meningkatkan kesadaran diri.
4. Mengurangi Bias dan Diskriminasi
- Mengurangi bias dan diskriminasi karena melibatkan berbagai pihak dalam penilaian.
5. Mengembangkan Kinerja dan Produktivitas
- Feedback dari berbagai sumber dapat meningkatkan produktivitas dan keterlibatan karyawan.
6. Meningkatkan Kualitas Komunikasi
- Proses ini mendorong komunikasi terbuka, meningkatkan kekompakan dan interaksi tim.
Kekurangan 360 Degree Feedback
1. Lingkungan Kerja Tidak Sehat
- Persaingan tidak sehat dapat menyebabkan feedback yang tidak konstruktif.
2. Turnover Karyawan Tinggi
- Tingginya turnover karyawan dapat mempengaruhi akurasi feedback.
3. Bias Emosional
- Kedekatan emosional antara penilai dan yang dinilai bisa menyebabkan bias.
4. Paradox of Reward
- Penggunaan feedback untuk reward atau sanksi dapat mengurangi kejujuran feedback.
Tips Menggunakan 360 Degree Feedback
1. Bukan Satu-Satunya Metode
- Gunakan bersama metode lain seperti one-on-one interview atau open discussion.
2. Bangun Lingkungan Kerja Sehat
- Lingkungan kerja yang baik mendukung feedback yang konstruktif.
3. Manfaatkan Data
- Pantau kinerja karyawan dan analisis data untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja.
4. Akses Mudah bagi Karyawan
- Pastikan karyawan dapat mengakses proses penilaian dan memahami prosedurnya.
Demikianlah artikel singkat mengenai 360 degree feedback. Terima kasih.
Baca juga :
إرسال تعليق
Terimakasih