Mengenal HR Framework

 

Source Foto: pqm.co.id



HR framework atau disebut juga model HRM adalah istilah yang merupakan singkatan dari skema strategis perusahaan yang dirancang untuk membantu mengelola dan mengkoordinasikan fungsi bisnis terkait sumber daya manusia (SDM).

Human Resources Management (HRM) sering didefinisikan sebagai konsep yang mencakup dua kemungkinan pendekatan yakni hard approaching dan soft approaching.

Hard approaching ditandai dengan adanya fokus yang berbeda pada manajemen kinerja dan adanya penekanan pada pendekatan instrumental untuk manajemen karyawan.

Sementara, soft approaching untuk HRM berfokus pada pemberdayaan, motivasi, dan kepercayaan dalam berurusan dengan karyawan, karena karyawan merupakan sumber daya paling penting yang dimiliki perusahaan. 

Kenapa Framework Ini Menjadi Penting?

Salah satu alasan mengapa HR framework menjadi penting untuk manajemen adalah membantu memimpin perubahan. Tujuan diciptakannya model HRM adalah untuk membantu perusahaan mengelola tenaga kerja mereka dengan cara yang seefisien dan seefektif mungkin untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 

Jadi, bisa dibilang bahwa HR Framework akan membantu pengelolaan karyawan lebih optimal dan terstruktur. Dengan begitu, kualitas SDM yang dihasilkan oleh HR framework pun jauh lebih bagus dibandingkan tanpa framework. Adanya SDM yang berkualitas lagi-lagi akan membantu perkembangan bisnis lebih optimal. 

 

A. Recruitment Management adalah merupakan system mengelola dan mendokumentasikan proses rekrutment dari job posting, penerimaan data pelamar, seleksi hingga pengumuman.

 

B. Performance Management adalah merupakan sebuah proses yang dilakukan oleh seorang atasan kepada staf-stafnya untuk memastikan agar mereka bisa bekerja dengan optimal sehingga menghasilkan output sesuai dengan strategi dan tujuan perusahaan.

Menurut Armstrong, Manajemen Kinerja atau Performance Management adalah upaya yang dilakukan oleh perusahaan untuk memperoleh hasil terbaik dalam kelompok, individu, maupun organisasi melalui penjelasan-penjelasan dan pemahaman kinerja dalam sebuah kerangka kerja yang jelas dalam standar, tujuan, dan syarat-syarat atau kompetensi yang telah disepakati bersama. 

Performance management dilakukan secara terus menerus agar perusahaan melakukan perbaikan-perbaikan yang sifatnya berkelanjutan. Baik bagi karyawan maupun bagi perusahaan, Performance Management memiliki peran yang sama-sama penting.

Bagi karyawan, Performance Management akan memberikan pengakuan dari perusahaan terhadap hasil kerjanya. Bagi perusahaan, dengan adanya Performance Management, kinerja karyawan akan mengalami perbaikan-perbaikan yang selanjutnya dapat mendukung kemajuan perusahaan.

C. Termination Management adalah merupakan pengelolaan pemutusan hubungan kerja yang mengakibatkan berakhirnya hak dan kewajiban antara pekerja dan pengusaha.

 

D. Compensation and Benefit adalah merupakan kompensasi segala bentuk pemberian perusahaan kepada karyawan terkaik dengan pekerjaanya. Kompensasi ini berkaitan dengan unsur misalnya gaji, tunjangan, bonus, insentif dan lain – lainnya. Sedangkan Benefit merupakan pemberian tambahan diluar komoensasi dari perusahaan untuk karyawannya.

 

E. Industrial Relation adalah merupakan bentuk kerjasama dan komunikasi antar personal dalam perusahaan. Hubungan industrial mempunyai fungsi strategis dalam menciptakan iklim kerja yang kondusif, aman dan nyaman. Oleh sebab itu, peran hubungan industrial perlu mendapatkan perhatian yang tepat sehingga berbagai permasalahan yang terjadi seperti masalah perburuhan ataupun serikat pekerja dapat diatasi karena permasalahan ini seringkali berdampak serius terhadap kegiatan operasional perusahaan. Iklim sehat dalam perusahaan yang dapat menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban, baik pada pihak karyawan maupun pihak perusahaan sendiri, sehingga menciptakan ketenangan kerja bagi karyawan serta ketenangan usaha bagi pengusaha, yang otomatis mempengaruhi peningkatan produktivitas perusahaan. Untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan keterampilan mengelola hubungan antara karyawan dan pihak perusahaan.

 

F. Personnel Management dapat didefenisikan sebagai bagian yang berfungsi untuk memperoleh, menggunakan dan menjaga tempat kerja yang nyaman. Personnel Management merupakan bagian dari manajemen yang fokus kepada karyawan pada saat bekerja dan keterkaitan mereka dengan perusahaan. Personnel management adalah proses perencanaan, pengaturan, kompensasi, integrasi dan penjagaan orang yang bertujuan agar dapat berkontribusi merealisasikan target-target individu, sosial dan perusahaan.

 

Source:

linohr.com

andesandassociates.co.id

www.pelatihan-sdm.net

gendhisconsultant.com

www.ipqi.org

 

Baca Juga :

  1. Mekanisme PHK (Pemutusan Hubungan Kerja)
  2. Beberapa Rangkuman Materi tentang kepribadian Manusia
  3. Mampu Bankit dari Kegagalan



Post a Comment

Terimakasih

أحدث أقدم